Mitos Pasir perawan Pulau Pari

27 Jan

Ada yang bilang, Pulau Pari adalah Surganya pantai,  bagi Anda yang menyukai suasana tenang, dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Di Pulau Pari Anda akan mendapatkan ketenangan sekaligus bisa menikmati keindahan pantai.  Pesatnya perkembangan wisata di Kepulauan Seribu, Pulau Pari yang masih memiliki Pantai Perawan yang masih utuh belum terjamah.  Sejak tahun 2010 Pulau PARI mulai di lirik oleh para Backpacker, banyak agen wisata yang telah menawarkan perjalanan Wisata ke pulau pari. Walaupun wisata di Pulau PARI termasuk katagory wisata pemukiman tetapi penduduk pulau pari sangat sedikit, lokasi wisata yang ada jauh dari pemukiman. Selain itu berwisata ke pulau pari tergolong murah, berikut ini rincian harga wisata ke pulau pari :

pari

Iklan

5 Tanggapan to “Mitos Pasir perawan Pulau Pari”

  1. Akhmad Muhaimin Azzet Maret 22, 2013 pada 1:47 am #

    Waaah…, boleh juga neh, semoga suatu saat bisa ke Pulau Pari.
    Ohya, rinciannya bila tershare ya… Saya cari kok belum menemukan.

    • iwanpulau Maret 22, 2013 pada 3:21 pm #

      @ Akhmad Muhaimin

      Selain Pulau Pari, masih ada pulau tidung, terkenal dengan mitos jembatan cintanya.
      Nanti saya informasikan.

  2. Dzulfikar Juli 18, 2013 pada 11:50 pm #

    Alhamdulillah udh pernah ke pari
    yg belum ke tidung, pramuka dan bidadari
    dzulfikaralala.wordpress.com/2013/07/17/enjoy-jakarta-pulau-pari-mutiara-kepulauan-seribu-yang-berkilau/

    • iwanpulau Juli 19, 2013 pada 6:42 pm #

      Sebenarnya Pulau Tidung lebih unik dan menarik.

  3. kresna bayu Juli 31, 2015 pada 4:35 am #

    Saya gagal berwisata ke sini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: